CATATANSENJANEWS.COM | Ketua Beta Gibran Manado Destian Karwur memandang Sulawesi Utara merupakan provinsi dengan potensi besar di sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian, serta proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif mencapai 5,4 hingga 6,3 persen pada 2026, notabene lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Ketua Angkatan 2015 Fakultas Hukum Unsrat ini menilai perlu ada catatan, karena di balik itu semua ada sejumlah isu krusial yang menghambat pembangunan berkelanjutan.
Pribadi yang dibesarkan dalam tradisi organisasi GMNI Manado tersebut menguraikan secara singkat beberapa hal krusial penghambat kemajuan di Bumi Nyiur Melambai.
"Pengendalian inflasi dan Stabilitas harga pangan, Kerusakan lingkungan serta kerentanan terhadap bencana alam, Kemiskinan hingga Ketidakmerataan Sosial, kemudian Kekurangan Infrastruktur sampai pada Tantangan Anggaran," ulas Tian, sapaan akrabnya.
Dia menjelaskan, Secara keseluruhan problematika ini saling terkait, dimana Bencana alam memperburuk kemiskinan, sementara infrastruktur lemah menghambat pengendalian inflasi.
"Saran Saya, Pemerintah Provinsi melalui kebijakan seperti penguatan SDM, agrobisnis, dan pariwisata, perlu sinergi agresif dengan pusat dan masyarakat sipil. Tanpa penanganan segera, potensi Sulut sebagai motor pertumbuhan di tengah ketidakpastian global bisa terhambat," ujarnya memberikan masukan konstruktif.