CATATANSENJANEWS.COM | Mengutip pemberitaan Football Italia, Legenda AC Milan, Paolo Maldini, menjadi kandidat terdepan sebagai Presiden baru Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyusul pengunduran diri Gabriele Gravina.
Dunia sepak bola Italia sedang mengalami guncangan besar, menyusul kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia selama tiga kali beruntun.
Situasi inilah pemicu utama gelombang pengunduran diri, dari Presiden FIGC, Gabriele Gravina, pelatih Gennaro Gattuso, hingga Kepala Delegasi Gianluigi Buffon.
Guna melakukan reformasi besar, Pencarian kini sedang dilakukan guna menemukan pemimpin baru FIGC, terutama pada hal menghargai dan mengembangkan pemain muda Italia.
Tentu, alasan menjadikan Paolo Maldini menjadi salah satu kandidat menarik perhatian. Menurut harian La Stampa sebagaimana dilansir MilanNews, Eks Defender tangguh AC Milan itu merupakan pilihan utama Menteri Olahraga, Andrea Abodi.
Waktu Pemilihan Presiden FIGC dan Bagaimana membujuk Paolo Maldini?
Pemilihan Presiden FIGC baru dijadwalkan akan dilaksanakan pada 22 Juni 2026, syaratnya calon kandidat harus sudah dikonfirmasi paling lambat 40 hari sebelum tanggal ditentukan.
Tapi perkara meyakinkan sosok seperti Paolo Maldini agar menerima jabatan Presiden FIGC mungkin tidak bakal mudah.
Berulang kali, Dia selama ini selalu menyatakan, satu-satunya pekerjaan yang ingin di geluti untuk dunia sepak bola Italia, hanyalah bersama AC Milan.
Paolo Maldini pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan pada periode 2018-2019, kemudian naik menjadi Direktur Teknik hingga ia dipecat secara mendadak pada Juni 2023.
Mantan pemain bertahan tangguh ini merupakan salah satu pemilik klub Miami FC dan mencatatkan rekor penampilan yang luar biasa bagi Timnas Italia, yakni sebanyak 126 kali membela negara.