CatatanSenjaNews | Peluang Pep Guardiola untuk memimpin babak baru kebangkitan sepak bola Italia kini semakin terbuka lebar dan mendekati kenyataan. 

Menurut laporan eksklusif Sky Sport Italia, dan Football Italia, besaran gaji bukan lagi kendala utama dalam proses negosiasi yang berjalan, menyusul pertemuan tertutup sangat krusial. 

Pertemuan terjadi antara Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Paolo Maldini beserta penasihat khusus Leonardo Araujo dengan pelatih asal Spanyol itu di lokasi di Spanyol, Senin ini.

Pertemuan berlangsung tertutup rapat tersebut membahas secara mendalam dan rinci proyek jangka panjang dirancang khusus untuk mengakhiri masa sulit Gli Azzurri, yang catatan pahamnya telah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut. 

Dari hasil pembicaraan, Guardiola disebut jauh lebih memprioritaskan kejelasan visi pembangunan dan dukungan menyeluruh yang akan ia terima, ketimbang sekadar berdebat soal besaran nilai kontrak yang ditawarkan pihak federasi.

Proyek kerja sama ditawarkan berdurasi empat tahun penuh hingga ajang Piala Dunia 2030 nanti. 

Ruang lingkup tugasnya tidak hanya berfokus pada hasil prestasi di turnamen besar seperti Euro 2028 dan Piala Dunia 2030 semata, tetapi juga mencakup pembangunan fondasi sistem pembinaan berjenjang yang kokoh, mulai dari kelompok usia muda hingga tim nasional senior. 

FIGC sendiri sangat berharap Guardiola mampu menyatukan identitas tradisional ketangguhan permainan Italia dengan gaya permainan modern, menyerang, dan terorganisir yang menjadi ciri khas dirinya selama ini.

Kemungkinan bergabungnya Guardiola semakin diperkuat oleh kedekatan emosional yang sudah lama terjalin dengan dunia sepak bola Italia. 

Dirinya pernah membela Brescia dan AS Roma saat masih menjadi pemain, fasih berbahasa Italia, serta memiliki hubungan istimewa dan rasa hormat tinggi kepada Maldini. 

Melihat itu semua, tentu secara eksplisit pernah terlihat jelas saat dia mempersembahkan trofi Liga Champions 2009 kepada legenda hidup sepak bola Italia itu.

Tetapi andai kata Pep pada lahirnya menolak tawaran melatih Timnas Italia, maka alternatif utamanya adalah Roberto Mancini dan Andrea Pirlo. (red)